Loneliness …

Aku menoleh ke kanan dan kiri. Tampak mahasiswa sedang diskuksi dengan teman2 nya disela canda. Ku lihat di sisi lain, dua orang mahasiswa sedang entah memperdebatkan soal yang dihadapinya atau apa. Dan aku mendengus, kembal menatap layar lepi yang berkedip. ONE NEW INTERACTION. ________sudut perpustakaan teknik

Selesai menuntasakan kerjaan di lembar jawab ujian,aku melangkah keluar ruangan. Menanti sejenak, mbok menawa ada yang bisa diajak barengan ke kantin atau apa. Sejenak menanti, aku putusakn turun ke lantai satu. Ternyata di sana sudah banyak teman teman yang saling mendiskusikan jawaban ujian tadi. Aku menyingkir. Tak mau membahasnya. Aku beranjak ke kantin. Sendiri. _________gedung geodesi lantai 1

Menatap hp nokia jadul ku yang bergetar. Tanda sms. Aku mengangkatnya. Membaca, dan kemudian asyik me-reply si pengirim. Kantin masih sepi pagi itu. Dan aku, sendiri. _______kantin teknik counter 1


Ah .. aku baru menyadari ataukah aku yang teralu tak ambil kompromi? Dengan apa? Dengan siapa? Aku tak peduli. Pun dengan kesendirian. Sepi kawan terbaikku. Handphone sahabat ku. Dan lepi adalah horcrux ku. Bukannya aku tak mau bersama. Apalagi di tengah keramaian. Aku suka. Ya, aku senang. Tapi bukan yang seperti ini …..

Seolah berdalih mengerjakan tugas berkelompok, lama lama aku tak tau lagi arah pembicaraan kami. A ngomongin X lah. B naksir C lah. Cowok cakep yang itu lah. Cewek genit disana lah. Aku tak tau. Aku tak mengerti apa yang kalian omongkan. Tiba tiba tertawa terbahak. Itu untuk apa?

Beralasan belajar bareng, tapi aku tak menemukan itu. Kau terus saja bercerita. Yang jelas sekali memaksa telingaku unutk mendengarkanmu! Kusela, kau tak peduli. Penting ya ceritamu itu? Sampai kau harus membeberkan itu ke teligaku? Apa aku yang egois karna tak mau mendengarmu? Apa kau yang egois karna tak kasian pada kuping ku? Kau ambil semua tanggungjawab dengan segala konsekuensi nya. Kau serapahi kesibukanmu sendiri di hadapanku. Dan aku? Terlalu malas mendengarmu mengeluh!

Kenapa aku suka sendiri? Kenapa aku mencintai kesepian? karena berbicara pada keheningan hanya akan membuatku tenang. Tak beda dengan kenapa aku begitu aktif di twitter. Karna aku tak mau membebani telinga mu dengan semua omongan “gak penting”-ku. Nyampahlah aku di twitter. Toh makhluk apa yang mau cuma aku bilangin “tempat ini berisik banget” ? kau mau? Aku terlalu kasian telinga mu dan terlalu kasian memenuhi inbox mu.

Dunia maya. Tak ubahnya sepert dunia nyta bagiku. Hingga aku merasa apakah aku sudha terjangkit film INCEPTION ? dimana aku nyaris tak bisa membedakan mana dunia nyata dan maya. Dunia nyata nyaris seperti tak ada. Dan dunia maya nyaris seperti dunia nyata bagiku. Apa ini ….??

-and i realize that i still alone,alone cause u leave me,but i love this loneliness-

—-pojok kamar, sambil  main tweetdeck

14 thoughts on “Loneliness …

  1. puchsukahujan says:

    haha…ternyata bukan aku saja yang jadi penghuni dunia maya
    yeah, sendiri di dunia maya sambil ngadep laptop di kamar lebih mengasyikkan daripada ngomongin obrolan galau dan berbau-bau ‘nikah…nikah….nikah…’ di depan TV ruang depan

    *uhukk
    biar apa kata oranglah… aku suka sendiri, aku tak suka ramai 😀

  2. Eko Wardoyo says:

    kok jadi berasa tulisan ini saya yang cerita ya hahahaha

    menempatakan sesuatu pada porsinya itu yang terbaik – karena aku sudah cukup lama sendiri, ^ ^ kadang manis manis manis tapi juga kadang pait pait pait ( enjoy aj lah )

Leave a Reply to elfarizi Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s