Satu Tahun Lalu

sebuah memori yang membuatku terpacu untuk maju ..

masa masa ini … setahun yang lalu ….

Aku menggigit bibir di depan laptop Opi. mengetikkan nomor pendaftaran. menunggu loading sambil memejamkan mata. opi dan tii menunggu di samping tempat tidur dengan harap harap cemas. dan teriakan lemah mereka membuka mataku.
“fii …. ga ketrima …. gimana ….” , aku tersenyum. nada suara mereka lemah. ku hela nafas.
” santai lah …. mungkin ini bukan jalanku .. jangan bilang teman teman dulu ya”, aku tersenyum dan beranjak keluar kamar. angin malam menyambut.
ya. begitu saja ekspresi ku. walau sakit menusuk hati. walau aku tak tau lagi harus ngomong apa sama abi-umi. walau aku tak mampu menatap wajah2 para ustadz/ah ku yang sangat berharap. walau aku tak kuat melihat paras teman teman yang kucintai begitu mengkhawatirkan ku. walau aku sendiri pun tak tau harus memulai dari mana menata hati ini …….
Continue reading