Cantik #FF1

Ah… hari ini aku disini lagi. Menatapi indahnya senyummu dari pinggir jendela. Menikmati setiap momen yang begitu berharga untukku. Mataku menyebarkan pandangan ke seisi ruang. Tampak mereka terkagum dengan gaya bicaramu. Aku tersenyum. Aha! Sepertinya seorang siswa perempuanmu di ujung sana juga memperhatikanmu dengan tatapan berbeda.

Tiba-tiba kau menatap ke arahku.
“Cantik….” sederhana saja itu, dan aku nyaris pingsan ketika kau katakan itu dengan senyummu yang sangat sangat sangat memikat ! Aaah kenapa coba aku ini. Banyak orang bilang aku cantik. Ya ya yaa ini hasil kerja kerasku dan tentu juga, nikmat dari Tuhan. Continue reading

An Answer

untuk mu yang begitu menantikan postinganku 🙂

maafkan, aku tak bisa memenuhi janji ku. seharusnya tulisan ini sudah muncul berjam-jam lalu. namun ternyata aku harus menanti jawaban seseorang yang teramat penting itu. maka maafkanlah, jika ini membuatmu sedikit kecewa padaku.

bukankah sudah kukatakan yang ingin kusampaikan? bukankah sudah kubilang kenapa aku merasa tak bisa?
bukankah aku sudah mengeluarkan argumen argumen itu?

bahkan.. yah… kubilang juga : aku ingin dipilih dari sekian banyak pilihan, bukan karena aku lah satu satu nya pilihan ?

tapi yah…. kau mendobrak semua pertahananku.. kau katakan ini dan itu. membuatku membeku. Continue reading

(nyaris) Gagal Ujian

“WAAAAAAAAAAAAAAA………..!!!!!!!!!!!!!!”

teriakan ku yang gegap gempita membahana ngerusak keheningan suasana kontrakan pagi ini. Histeris. Ya gimana ngga histeris? aku shock berat. dan bikin panik semua orang.

***

Ceritanya, hari ini aku ada ujian Kartografi 2. sesuai jadwal yang kupahami, aku jam 10.30 baru mulai ujian. maka woleslah aku. jemur cucian, online, garap soal, dan mau nanak nasi. (ceritanya ini akhir bulan makanya rajin masak di kos gitu.)

Trus pas lagi asik di wastafel bersihin beras. kok ya tiba2 tuh perasaan ku ngga enak. kayak ada bel yang bunyi di otak. Aku tinggalin lah beras plus tempatnya di wastafel. jalan aku ke kamar, cariin kartu ujian. Menatap dengan seksama,, dan : Continue reading

OPEN BOOK !!!

yang namanya mahasiswa, pelajar, atau siapapun kamu yang lagi mengenyam pendidikan di sebuah lembaga formal, pasti bakal kegirangan kalo semisal kamu ujian itu boleh buka buku. nah itu nama nya Open Book (baca:openbuk) *gue juga tau,fi*. okee aku ngga bahas tentang apa arti open book kok disini, santai aja kali ya.

minggu, 15 juni 2013..

tiba tiba semua jaring-jaring itu terhubung. entah karena apa. mungkin karena nasib kita sama. semua akun social media milik ku tiba-tiba ramai. mending kalo bahas tentang kenaikan harga BBM (sekarang udah naik masih lo ungkit aja sih Fi) atau masalah penting lain ye. ini bahas Open Book! anak jurusan seangkatan pada galau, ujian Fotri 2 besok bakalan open book atau engga. yaelah, gini aja diributin kan. toh openbuk atau engga, soal nya juga bakalan susah *eh. seenggaknya kalo openbuk kan bisa persiapan Fi, copy semua materi dulu. iyaa aku juga tau kok. wong aku juga akhirnya copy materi yang diprint ama Fina gitu :p
Continue reading

Kenapa Mahasiswa Harus #aksi

kami ini MAHASISWA!!

Refleksi Panggilan Jiwa

Jumat, 30Maret 2012. Bersamaan dgn Aksi penolakan harga BBM di DPR dan berbagai titik di Jakarta.

Untukmu Mahasiswa dan yang mengaku Mahasiswa

  1. untuk sahabat-sahabat yang memiliki nomor telp aleg di DPR terutama dr fraksi yg berada di simulais 3 menolak kenaikan BBM,segera sms mereka
  2. pastikan aleg kita datang di paripurna.saya sudah sms aleg yg saya pilih saat pemilu 2009 lalu.dia komitmen utk datang. kita lakukan yg sama
  3. kita akan lihat bagaimana pergolakan yg terjadi. karena di badan anggaran kabarnya sudah semakin panas dan alot. mereka yg susun APBN-P
  4. kita terus kawal sahabat-sahabat. jika pun , jika pun , ini jika pun.. BBM jadi naik. kita kawal proses subsidi lainnya. BLSM, dll
  5. sahabat, logika mahasiswa adalah logika politik nilai, kajian kita berdasarkan logika rakyat. jika rakyat menderita ktk BBM naik maka TOLAK
  6. jangan mau juga mahasiswa di putar balikan oleh pejabat negara, “Mahasiswa kasih solusi yg nyata” ini membuat mahasiswa di…

View original post 1,757 more words

Mengungkapkan Perasaan

ada mereka. yang begitu terlihat dari dzahirnya apa yang mereka rasakan. tak sulit bagi mereka, mengatakan apa yang sedang mereka alamai. apa yang sedang mereka rasakan. apa yang sedang mereka inginkan.

ada mereka. yang begitu susah menyatakan. yang tak mudah mengungkapkan bahkan apa yang menjadi isi hatinya. memendam semua sendiri karna terlalu sulit berbagi.
Continue reading

kamu pernah?

“kamu pernah merasa capek ,Fi?”

seruputan es teh ku tetiba berhenti sejenak. “maksudnya?” tanyaku balik.

“yah, capek dengan semua ini. capek dengan amanahmu. seperti itu. kamu pernah?”

aku memandangi lampion yang tergantung di langit ruangan. bukan menikmati indahnya, tapi menerawang perkataanmu. sore itu. sejenak pikiran ku teracak. mengenang perjalananku selama ini, lalu menerka apa yang sedang terjadi padamu. lalu aku tersenyum. sangat manis.

“ya, setiap orang pasti pernah. begitupun aku.”

“kamu sendiri? apa yang kamu lakukan?” suara itu mendesakku. aku tau ada kegetiran di tiap nadanya.

“aku tak melakukan apapun. aku punya mereka. mereka yang terus ada di dekatku. mereka yang bersama sama melangkah denganku. bagiku itu cukup,”
Continue reading