Mengungkapkan Perasaan

ada mereka. yang begitu terlihat dari dzahirnya apa yang mereka rasakan. tak sulit bagi mereka, mengatakan apa yang sedang mereka alamai. apa yang sedang mereka rasakan. apa yang sedang mereka inginkan.

ada mereka. yang begitu susah menyatakan. yang tak mudah mengungkapkan bahkan apa yang menjadi isi hatinya. memendam semua sendiri karna terlalu sulit berbagi.

ah kenapa mereka seperti itu? bukan mereka tak ingin. bukan mereka tak percaya. bukan mereka benci juga. bukan mereka menghindari pula. hanya kadang, mereka merasa itu tak perlu tuk dikata. hanya mungkin, ada berbagai perasaan yang menyeruak sesak ketika mereka harus mengungkapkan semuanya. juga mungkin, mereka tak ingin membebani. membebani semua dengan cerita mereka. mungkin juga, mereka merasa tak apa jika tak dikata juga.

maafkan mereka. yang kadang membuatmu sesak dengan duga yang tak pasti. maafkan mereka. yang terlalu pintar membuat semua terlihat biasa. maafkan mereka. untuk semua kekesalanmu pada mereka. maafkan mereka. yang memilih berjam jam mengetik di depan notebook dari pada berbicara dengan mu barang 30 menit saja. maafkan mereka. yang kesukaan nya mendengar daripada berbicara membuatmu gemas. maafkan mereka. ketika kau merasa tak dipercaya. maafkan mereka untuk semua itu.

*ketika memcahkan ego tak semudah yang kau kira. ketika mengahancurkan sekat tak segampang yang kau duga. ketika semua itu masih saja tak kau rasa sudah cukup menyakitkan. untuk mereka*

pojok bilik,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s