banding

dan malam itu aku mataku terpaku pada satu paragraf dalam buku bersampul merah itu,

“Bagaimana membandingkan penderitaan? Tentu saja aku katakan tidak bisa. Aku kehilangan kamu, tetapi bagaimana aku bisa membandingkan diriku dengan banyak orang lain di barak-barak ini yang kehilangan istri, anak, masa depan, dan hidup? Tetapi mungkin jawabanku terlalu sederhana. Kalau penderitaan tak bisa dibandingkan, apa arti pengorbanan?”-Bhisma

Lama aku terdiam. memandangi deretan tinta hitam yang tak akan lari walau aku berseru padanya. merenungkan sesuatu yang entah, apa itu bisa disebut perenungan ataukah hanya sebatas lamunan tak tentu.

Terkadang pikiran liar mendominasi sangkaan, beralasan telah banyak pengorbanan. dan apa yang ia lakukan? pengorbanan apa yang sudah dia berikan? tak mengerti kenapa hidup terus berjalan seperti ini. bahkan kadang lalai, jika ternyata pengorbanan tak semudah itu bisa kau bandingkan.

ah ya.. teringat jelas di satu malam itu menyiksaku. membuka lembaran Kitab membuatku tak lebih baik. terbata mengucapkan sepatah kata justru mendorong mata air itu jebol mendesak penahannya. berulangkali itu terjadi. dan aku tersiksa, tersiksa sampai jatuh kelelahan atas ketololanku sendiri. atas ketidak berdayaanku ini. walau aku mencoba untuk tak seperti itu, tapi apa yang bisa ku lakukan ketika batin memberontak teriak? meluapkan semuanya sampai berbusa? meninggalkan semua sampai tak punya jiwa?

di satu titik aku mulai menatap. bahwa pengorbanan itu teramat sukar tuk di bandingkan. apalah. karena kekuatan setiap insan berbeda. hingga sampai pada suatu nafas terucap dalam do’a ; jangan Kau berikan kami ujian sebagaimana orang orang sebelum kami. kami bisa jadi tak sanggup. kami mungkin akan melawan. kami bisa pula ingkar.

amat sangat bodoh ketika dalam kesakitan itu sempat berdesis kata jahat ; apakah Kau menunggu aku berkata aku tak sanggup lagi? | tidak. maka tak sekalipun Dia mengharapkan hal itu. karena asal kau tau, Dia lebih tau atas dirimu. Dia bukan ingin menyakitimu. Dia hanya ingin menambah kekuatanmu. Dia ….. yang tau, kamu pasti kuat melewati semua itu.

25072013,

Jogja, sudut kamar kos

4 thoughts on “banding

Leave a Reply to rialailahusyanti Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s