Triangle Love

Bukannya aku harus memilih salah satu diantara kalian. Justru keberadaan kalian saling melengkapi. Melengkapi diri kalian sendiri. Melengkapi hari hari ku yang sedikit menyepi. Tanpa satu diantara kalian, seperti ada ruang kosong yang tak kuhendaki terisi selain kalian..

Oh waiit… aku nggak lagi bikin novel atau fiksi loh ya πŸ˜€

Sebenernya aku nulis ini karena aku juga mengalami. Aku nyaris mencintai mereka tanpa perlu membagi cinta. Halah kaaan jadi bingung ngomongin apa ini hayoooooh hahahahahaaa.

Ini tentang 3 hal : Buku, Musik, Coffee. (oalaaaah….)

Banyak yang ngga sepaham mungkin? Ya oke lah brooo kita punya minat sendiri sendiri, tapi kan ini lapakku, jadi suka suka aku ya :p Atau justru banyak yang setuju? Mari kita kapan kapan ngopi bareng dan diskusi tentang buku πŸ™‚

Ketika baca buku, rasanya sangat aneh kalau nggak sambil ngopi. Yah minimal Cappucino lah~ Buat aku, baca buku tanpa ngopi seperti rokok tanpa kopi di pagi hari. Jangan kebalik loh ya, rokok tanpa kopi, bukan kopi tanpa rokok. Aku pecinta kopi, tapi aku nggak ngerokok. Aku cuma nge-ROK-OK πŸ˜€

Terlebih lagi, menikmati buku dan kopi tanpa musik? Ah rasanya seepiiii~ Makanya aku suka banget kalau ada buku yang punya original soundtrack semacam komiknya Sweta yang Grey&Jingga yang punya banyak banget soundtrack. Atau bukunya Sujiwo Tedjo yang Republik J#ncukers. hehehe…

Kecintaan sama 3 hal ini bikin aku bisa lupa segalanya #hush. Tapi emang melenakan loh. Lha wong berhadapan sama buku aja aku bisa nggak ngapa ngapain seharian kecuali di depan buku (dan sholat). Lah ini perpaduan 3 hal? Bisa bisa aku anti sosial kalo keterusan. Hahahahaa….

Sebenernya tema Buku Musik Kopi ini udah jadi tema BookFair di Jogja beberapa waktu lalu. And I agree with that πŸ˜€

Oiya, jadi inget sama sebuah toko buku di Jogja. Merangkap cafe gitu, trus musiknya asik asik. Aku suka betah kalo disana. Nyenengin banget kan. Menikmati buku, musik, dan kopi dalam satu tempat. Sebut saja TogaMas+Djendelo Koffie πŸ˜€ Yaah walaupun kalau masalah tempat, dimana aja bisa. Di kontrakan aja udah lebih dari cukup hohohooo.

Jogja,

one night w/ coffee+music

*nb : jadi punya keinginan aneh. bisa ngga ya aku Kerja Praktek nya di penerbitan buku aja? fhufhufhuu :3

4 thoughts on “Triangle Love

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s