S.O.S (part 2)

pemilik blog sedang mengalami fase menulis – backspace – menulis – saving draft – menulis – saving draft – delete.

pernah kaya gitu ngga? rasanya sewaktu kamu nulis kamu yakin banget sama tulisanmu. tapi sehabis tulisan itu 80% kelar, tiba2 kamu merasa kamu ngga perlu mem-publish tulisan itu. tiba2 kamu merasa buat apa kamu nulis hal yang nggak penting kaya gitu. tiba2 kamu merasa tulisan nggak bagus efeknya buat kamu sendiri -dan orang lain- yang baca tulisan itu.

oiya, dan judul postingan ini? S.O.S (part 2) ? kalau kamu sadar, aku belum pernah publish tulisan dengan judul “S.O.S (part 1)” karena memang rasanya setelah baca lagi, aku ngga perlu publish tulisan itu. mungkin ya, mungkin. bakal ada rasa nggak nyaman di aku kalo beneran aku publish walaupun kondisinya beneran SOS hahaha.

entahlah. maap nyampah. pasti kamu bingung aku ini nulis apa. aku juga bingung kok ini tulisan apa. jadi kita impas.

12 thoughts on “S.O.S (part 2)

  1. Puji Lestari says:

    haha, sering…..
    tapi itu bisa jadi terapi kok Pi… terapi kekesalan hati, habis nulis rasanya puass gitu. tapi karena mikir efek tulisan itu jika dipulish, finally di delete juga

Leave a Reply to Gusti 'ajo' Ramli Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s