ditampar “Paradise Kiss”

“Kau tidak harus berjalan lurus. Bergoyang, atau berbalik jika kau ingin. Selama itu adalah jalanmu sendiri. Berjalanlah di atas kakimu sendiri.” ~George Koizumi

Rasa-rasanya ditampar habis nonton film ini (lagi).

Pulang dari suatu agenda yang ‘menyesatkan’ memang sukses bikin aku guling2. Boleh lho bilang aku gila. Nggak papa kok. Jarang-jarang begini ada yang ngaku. Say “aku baik baik aja” but in their deep deep heart they feel sooooo hurt and crazy.

Yaaa gitu, habis guling2, aku berinisiatif nonton film. Awalnya mau nonton Harry Potter, tapi ternyata di notebook gaada yang sekuel terakhir. Bingung mau nonton apa dan akhirnya milih nonton Paradise Kiss. Padahal udah pernah nonton.

Iya, iya, sante lho. Itu judulnya emang begitu. Don’t judge film from the title ,lah 😀  Ini film bagus kok, bukan film aneh aneh. Serius. Lho kok malah film serius? Nggak, ini genrenya….. apa ya aku juga ngga ngerti sih haha. Film ini nampar banget (lagi). Dengan kata-kata lalakon nya si George dan Yukari yang sukses bikin aku teriak teriak “WAAAA JLEB BANGEEET !! WAAAA NUSUUUUUKKK !!!” ya begitulah.

Film yang ceritain tentang mimpi. Tentang mencari jati diri. Tentang keberanian melangkahkan kakimu ke suatu tempat yang sejatinya adalah kamu. Tentang mencintai yang tak luruh karena bentangnya jarak. Tentang langkah yang kau sendiri menciptanya dan membuat semua orang merasa iri. Tentang Passion. Apa, Fik? Passion… APA? Pas..sion… *kemudian hening*

Ya begitulah. Jadi tersadar lagi. Sebenarnya, apa yang kamu ingin lakukan, Luthfi?

Maaf untuk semua orang yang menjadi korban kekacauan otak saya beberapa hari terakhir. Kamu. Iya, kamu. Maaf ya… Aku udah mau sembuh kok ini. Rasanya sudah siap lagi dikasih beban bertumpuk di pundak. Kan masih ada kamu yang bisa aku mintain tolong. Iya, kamu.

Bonus deh ini buat kamu. Pemain Paradise Kiss, Osamu Mukai (as George) *lalu kabur*

Apa ini kesalahan orang lain bahwa kau berjalan masuk kesini?
Seperti ini kesalahan ibumu bahwa kau kurang keberanian?
Dan kesalahan kami bahwa kau kembali?
Sekarang kau mengatakan tidak agar kau bisa menyalahkan ini padaku.
Apa yang ingin kau lakukan?

~George Koizumi

4 thoughts on “ditampar “Paradise Kiss”

  1. Wella Paras Dita says:

    ParaKiss~ Bagus itu ceritanya. Realistis banget. Cuma lebih suka versi anime/manga nya daripada versi movie nya. Soalnya….. soalnya….. Aku gak suka Joji X((
    Coba nonton bikinan Yazawa Ai yang lain, kaya NANA. Menurutku lebih bagus. Realistis sumpah. Tentang mengejar mimpi, mecari jati dari, membawa kitab suci #salah. Tapi… genre nya ga beda dari ParaKiss :v Yah, as you know lah pi :v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s