Metamorfosa Jiwa

Kamu sudah lelah dengan dirimu. Menunggu suatu masa dimana kamu melihat dirimu, ah tidak, orang lain melihat dirimu sebagai orang yang sangat hebat. Hebat menurut versi mereka, yang -sialnya- sangat berpengaruh terhadap kejiwaanmu. Kamu tentu membencinya. Membenci disaat kamu tak berdaya, orang lain tetap menantimu dengan perasaan bangga. Seakan kamu seorang sempurna tanpa cela, tanpa duka.

Bahkan dalam geliat metamorfosa; yang membuat dirimu indah dimata dunia, kau tetap harus berusaha. Berperang dengan semua yang ada pada dirimu: ego, ketakutan, keraguan, lelah, lemah. Dengan semua yang harus kamu kerjakan itu, masih juga kamu harus peduli dengan kata mereka? Lupakan! Bukankah kamu melakukan ini semua demi dirimu -dan yang mencintaimu-? Lalu untuk apa kata dunia? Lalu untuk apa mata yang memandangmu penuh pesona? Kau hanya harus membuktikan pada dirimu sendiri: Kamu menang dalam perang jiwamu -dalam bungkusan Metamorfosa- .

-end-

Tulisan ini diikutkan dalam program #SehariMenuliSatu #Day4 Radio Swaragama FM Jogja swaragamajogja.com dan twitter @swaragamafm