Selama Ini

“Salah Na kalau aku ajak ngobrol kamu di sini?” tanyaku ragu.
“Mungkin ya, Des. Aku sejak kemarin nggak habis pikir gimana caranya kamu hubungin aku disini. Sudahlah, Des…”
“Tolong aku Na,” ucapku tanpa bisa menatap matanya.
Bagaimana bisa? Sejak dulu aku memang tak pernah bisa menatapnya, bisa jantungan aku ini. Anak kecil di dekat ayunan itu melambaikan tangan padanya, dia membalasnya dengan senyum.
“Minta tolong apa lagi, Des?”
“Aku nggak bisa, Na. Nggak pernah bisa… Dari dulu kan aku sudah bilang, Na. Aku nggak bisa kayak gini…” Dia terdiam. Kumohon, Na! batinku berteriak.
“Sampai kapan kamu mau kaya gini, Des. Sudahlah… ini takdirmu. Ini takdirku. Aku juga masih berusaha selama ini..”
Aku mengusap wajah. Sungguh, ini tak mudah.
Dia beranjak. Anak perempuan kecil itu memanggil manggilnya.

“Nek ayo pulang! Nina pengen pipis!”

Flash Fiction ini ditulis untuk mengikuti program #FF2in1 dari http://www.nulisbuku.com di Facebook dan Twitter @nulisbuku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s