Bertemu Fajar Merah

image

Beruntung aku semalam. Aku diberi kesempatan untuk bertemu dan mendengarkan lagu Fajar Merah. Acara tadi malam bertajuk “Sayap Sayap Kata”. Terimakasih panitia Bulan Bahasa 2014 KMSI UGM 🙂

Belum kenal Fajar Merah? Dia adalah putra bungsu dari Wiji Thukul. Belum kenal Wiji Thukul? Haduh kemana saja kamu -_- Wiji Thukul adalah seorang penyair, yang hilang akibat keganasan rezim orba setelah 27 Juli 1996. Sampai sekarang setelah belasan tahun, belum diketemukan juga.

Fajar Merah, tadi malam membawakan beberapa lagu hanya dengan iringan petikan gitar, yang sayangnya aku belum tau apa judulnya. Tapi liriknya benar-benar dalam. Aku sampai terhanyut lho. Nyastra banget e. Lagu terakhir yang dia bawakan berjudul Bunga dan Tembok. Lagu ini dia musikalisasi dari puisi Ayahnya, Wiji Thukul.

Great times 🙂 bertemu seorang musisi sekaligus putra dari orang yang melegenda di negeri ini. Big thanks buat Jundi, mau nemenin aku tadi malam. Hehehee 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s