[resume] Kajian Fiqh Terapan #3

image

🍃🍂 notulensi kajian rutin fiqih terapan dg ust. Sholihun 🍂🍃
by : gerimis (forsalamm 2011)

part#3
🌾persepsi kita terhadap fiqih 🌾

🔖 fiqh hanya istilah, yg artinya paham.
metode memahami agama, yg hasilny ijtihad.
🔖 yang diinginkan Islam adalah : hal yang mendatangkan kemaslahatan dan menghindarkan kerusakan.

– sesuatu yg merusak sekecil apapun dilarang Islam, shg kita mengenal ada yg masuk derajat haram, makruh atau bid’ah.
mendatangkan kemaslahatan dan menghindarkan kerusakan ..

🔖 perubahan hukum sangat dipengaruhi oleh perubahan zaman.
misal : demokrasi.
realitas hari ini, manusia menuhankan demokrasi yg dapat mendatangkan kerusakan.
fatwa ulama membolehkan demokrasi, persoalannya adalah ketika demokrasi suara dianggap sama.
maka dalam perspektif politik, bagaimana mencari dukungan sebanyak banyaknya untuk menghindarkan kerusakan tsb.

🔖 fatwa merupakan wilayah ijtihad dan sifatnya dzanni sebagai jawaban atas realitas kehidupan. ketika masuk wilayah ijtihad perlu aspek menimbang. 🔖persatuan umat harus diutamakan atas pendapat pribadi.

— review —
bagaimana mengaplikasikan fiqh aulawiyat ❓
1. tau objeknya
2. tau dampaknya
3. mampu memilah objek
4. pengaturan

📝setelah memilih tidak boleh ada lagi keraguan. kiatnya :
— telah mmprtimbangkn dg matang. “keyakinan tidak bisa dihilangkan dg keraguan”. ketika ada keraguan, pertimbangan fiqihnya hilang ..

دع ما يريبك الى ما لا يريبك

— fiqih dihubungkan dg hati, pemahaman tidak sekedar logika atau nalar tapi juga hati .. “mintalah fatwa pada hatimu”~ mantapkan hati (berhubungan dg tawakkal), petunjuk Allah melalui hati seseorang .
fiqh adalah usaha dhahir  terhadap keputusan Allah. biasakan diri beristikhoroh : jangan sampai menyampingkan Allah.
— tetap dalam koridor syari’at. tetap belajar, maslahat di masa kemaren tapi tidak saat ini.

jangan berhenti berijtihad..

🍃 fiqh aulawiyat : bagaimana mengambil keputusan
🍃 fiqh muwazanah : bagaimana memilih
🍃 fiqh waqi’ : bagaimana memahami realitas

ijtihad adalah jawaban atas realitas yg terjadi. realitas pada suatu periode dan periode selanjutnya mungkin berbeda sehingga perlu mempertimbangkan dalam mengambil keputusan ..

ulama dulu tidak berbicara demokrasi, karena demokrasi dulu tidak ada.
setelah runtuhnya turki utsmani, mana yg harus didahulukan? politik, ekonomi atau dakwah?
para ulama sepakat dakwah tauhid yg didahulukan tapi terbentur pada » caranya.

lalu bagaimana?
kita memasukkan Islam dalam dirinya.
Islam yg bisa dia terima lewat mana, itu yang kita masuki.
tarbiyah memposisikan manusia sebagai manusi, bukan manusia sebagai malaikat ..

sekian.
ditunggu kehadirannya di kajian fiqh terapan selanjutnyaa 🍂
tiap sabtu sore @ masjid al-fath seturan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s