Pengelolaan Pulau Pagang

Pada pertemuan lalu, kami mempelajari bagaimana kondisi pulau-pulau kecil di Indonesia. Sesudah memahami dan menganalisis urgensinya, kami membahas bagaimana pengelolaan yang baik untuk pulau-pulau kecil yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada postingan ini saya justru tertarik membahas salah satu pulau kecil yang sangat menarik dan menjadi incaran para investor. Apakah itu?

Pulau Pagang

Pulau Pagang secara administrasi masuk dalam Nagari Sungai Pinang Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, dengan posisi geografis pulau terletak pada koordinat 01°09’34” LS dan 100°20’55” BT. Pulau ini memiliki keliling pulau 2,47 km2.

Aksesibilitas menuju pulau ini dilakukan melalui transportasi laut, menggunakan perahu nelayan dan perahu wisata dengan kapasitas mesin 15 PK, 40 PK, dan 80 PK, akses ke pulau ini dapat dilalui dari dua wilayah yaitu:
1. Kota Padang dapat ditempuh melalui Pelabuhan Muaro dan Pelabukan Bungus Teluk Kabung. Jarak tempuh dari Pelabuhan Muaro menuju Pulau Pagang; 21,50 km dengan waktu 1 jam. Jarak tempuh dari Bungus Teluk Kabung; 15 km dengan waktu 40 menit.
2. Kabupaten Pesisir Selatan dapat ditempuh melalui Pelabukan Carocok Tarusan dengan jarak 14 km dengan waktu tempuh 30 menit, sedangkan jarak dari Mandeh 10 km, dari Sungai Nyalo 6,5 km, dari Sungai Pinang 4 km, sedangkan dari Pulau Cubadak 8,50 km. Sedangkan dari Ibukota Kabupaten Pesisir Selatan adalah 32,80 km.

Penamaan Pulau Pagang bermula dari sebuah legenda yang berkembang di tengah masyarakat di mana nama pulau ini bermula dari sebuah kisah satu keluarga dalam sebuah kaum yang bermukim di kawasan Tarusan mengalami konflik dalam kaum yang mengakibatkan beberapa keluarga tersebut terpisah-pisah dan sebagian besar keluarga tersebut ada yang menghindar keluar dari tarusan pergi ke pulau-pulau dan bermukim di Pulau Pasumpahan, selang berapa lama kemudian keluarga yang bermukim di Pulau Pasumpahan tersebut berkembang dan ada yang kembali ke kampung halamannya. Karena sudah terpisahpisah oleh jarak dan lautan, mereka bersepakat untuk berkumpul/bertemu (berpagangan) di sebuah pulau yang jaraknya tidak jauh dari Bukit Pamutusan dan Pulau Pasumpahan. Dari peristiwa bertemunya semua keluarga yang sudah terpisah di pulau tersebut maka pulau ini dinamakan Pulau Pagang atau Pulau Tempat menyatukan keluarga.

Pulau yang sudah berpenduduk ini secara umum memiliki topografi berbukit dengan kondisi pantai berbatu (clif), ditumbuhi tumbuhan tingkat tinggi yang cukup lebat seperti pohon kelapa dan mangrove. Selain itu juga ditumbuhi rerumputan dan semak belukar. Pulau ini merupakan tempat singgah nelayan, dan sudah terdapat Pos Polisi Air dan Udara (Polairud).

Status Kawasan
Status kawasan pulau ini dikelola oleh saudara Heru Sapta anak Bapak Taher Tenek (Alm.) dan dijaga oleh seorang penunggu pulau yang ditugaskan oleh pengelola pulau. Saat ini pulau ini dijadikan sebagai kawasan wisata bahari dengan pengunjung wisata lokal dan mancanegara langsung dari Padang maupun Pesisir Selatan dan juga limpahan kunjungan dari wisatawan dari Pulau Sikuai dan Pulau Cubadak yang telah berkembang terlebih dahulu.
Berdasarkan ketentuan UU RI yang berlaku, pulau tidak boleh dimiliki oleh individu atau kelompok, sedangkan menurut adat Minangkabau bahwa pulau dapat dikuasai oleh kelompok ataupun kaum dan hal tersebut sudah menjadi tradisi terhadap pulau-pulau kecil yang terdapat di Propinsi Sumatera Barat.
Pulau ini dimiliki oleh keluarga Sultan Taharudin yang dikelola oleh Bapak Taher Tenek dengan legalitas penguasaan pulau dalam bentuk kontrak sampai dengan 2020, karena Sultan Taharudin dan Bapak Taher Tanek sudah meninggal (1998 & 2009) maka pengelolaan pulau ini diperpanjang oleh ahli waris (Heru Sapta) untuk mengelola pulau tersebut sampai tahun 2050.

Keindahan alam Pulau Pagang terletak pada pantainya yang berpasir putih serta air lautnya yang biru dan kondisinya yang masih alami. Potensi wisata yang ada di pulau ini berupa wisata bahari yang umumnya dilakukan oleh wisatawan antara lain: berenang, berjemur, menyelam. Selain keindahan pantainya ada juga keindahan panorama pantai yang dapat dilihat dari puncak bukit dengan mendaki. Para wisatawan dapat menginap di pulau ini karena telah memiliki fasilitas pondok wisata cottage sebanyak 3 unit, 9 kamar. Untuk bersantai wisatawan bisa menggunakan fasilitas Gazebo sebanyak 4 unit. Pulau ini juga dijadikan tempat berkemah bagi para pecinta alam.

Potensi Perairan
Terumbu Karang
Jenis karang yang mendominasi adalah kelompok karang Foliose, genus Montipora Infomis, Montipora Foliosa, Montipora Danae, Encrusing Genus Montipora Sp, Asreopora sp, Oxypora Lacera, Massive Genus, Favites Sp, Porites sp, Porites Lutea, Goniastrea sp, Favia sp.
Ikan
Adapun jenis ikan yang terdapat di Pulang Pagang adalah jenis: Chaetodon Trifasciatus, Chaetodon vagabundus, Heniochus Pleurotaenia, dan ikan target jenis: Acanthurus Pyroferus, Ctenochaetus Striatus, Caesio Cunning, Scolopsis Bilineata, Scolopsis ciliate, Tastrelliger kanagurta, sedangkan ikan mayor adalah jenis: Apogon sp, Chrysiptera Talboti, Cirrilabrus Cyanopleura, Dascyllus Reticulates, Dascyllus trimaculatus, Halichoeres scapularis, Neopomacentrus azryson, Pomacentrus alleni, Pomacentrus chrysurus, Pomacentrus moluccensis, dan Thallassoma lunnare.

Keren ya? Itulah Pulau Pagang, salah satu pulau kecil di Indonesia yang masih dikelola secara adat lokal. Pemerintah Indonesia tetap menghargai hal ini, dengan diberikannya izin kontrak dengan jangka waktu tertentu. Kedepannya, pulau ini sangat berpotensi untuk dijadikan wisata, dengan pengelolaan bisa dari negara atau investor swasta.


ditulis oleh:

Luthfi Izzaty; Mahasiswa Teknik Geodesi UGM untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengelolaan Wilayah Pesisir


sumber :

http://www.ppk-kp3k.kkp.go.id/direktori-pulau/index.php/public_c/pulau_info/641#top_view

http://pulaupagang.blogspot.com/

http://blog.catallya.com/7-pulau-paling-eksotis-di-padang-sumatera-barat/

2 thoughts on “Pengelolaan Pulau Pagang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s