Penginderaan Jauh dan Pengelolaan Wilayah Pesisir

Seperti yang sudah saya jelaskan dalam beberapa postingan sebelumnya, bahwa Pengelolaan Wilayah Pesisir mutlak diperlukan khususnya bagi Indonesia. Dengan wilayah pesisir yang sangat luas, Indonesia mempunyai potensi besar bagi keberhasilan pengelolaan pesisir. Bagaimana tidak? Panjang garis pantainya saja mencapai 81.000 km (DKP, 2008). Dengan adanya hutan mangrove yang merupakan terluas didunia, terumbu karang yang eksotik, rumput laut yang terhampar dihampir sepanjang pantai, sumber perikanan  dan keadaan lahan yang relatif subur untuk pertanian membuat masalah pengelolaan pesisir ini semakin menjadi perhatian.

Dalam pengelolaannya, diperlukan teknologi serta data yang kontinyu untuk menggambarkan wilayah pesisir yang baik. Penggunaan teknologi Penginderaan Jauh (PJ) yang diintegrasikan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan salah satu metode yang banyak digunakan untuk memetakan dan mengetahui kondisi wilayah. Secara sederhana intergrasi antara penginderaan jauh dan SIG dapat memetakan kondisi wilayah pesisir sehingga dapat dipantau kondisinya. Continue reading