Green Psychology

Have you ever wondered why you like to see green things after a long busy day?

sawah

Setelah berjibaku dengan kerasnya dunia di siang hari dan di tengah kota, melihat sawah yang hijau dengan latar senja akan membuat kadar stres kita turun. Ya, itu yang sering kita rasakan. Atau mungkin ketika weekend datang, kita bisa melakukan travel ke suatu tempat dimana banyak tanaman hijaunya. Mata terasa lapang dan otak tercerahkan. *sambil bayangin sawah di lingkungan rumah*

Kenapa itu bisa terjadi?

In color psychology, green is defined as a cool color that require no adjustment in human’s vision. This color represents nature and relax situation. Scientifically, green can improve reading ability and concentration.

Hijau berkaitan dengan keseimbangan dan keharmonisan pikiran, tubuh dan emosi. Secara psikologis warna hijau menyeimbangkan emosi orang, menciptakan rasa tenang. Hijau dikaitkan dengan alam, kesehatan dan penyembuhan, dan lingkungan, menciptakan rasa kasih sayang dan pengasuhan bagi semua.

Makanya, tidak heran bahkan Rasulullah SAW juga menjadikan warna hijau sebagai salah satu warna yang disukai beliau. Annas bin Malik mengatakan, “Warna yang paling disukai oleh Rasulullah saw adalah hijau.”

Dan aku, menulis tulisan ini sambil membayangkan hamparan sawah luas, ditemani lagu jawa dan teh hangat. Hmmm, sungguh nikmat.

—(///)—

*)Diikutkan dalam event #NulisRandom2015 #Day5

4 thoughts on “Green Psychology

Leave a Reply to lukmanaaziz Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s