Ada Apa Dengan Cinta? (Belajar Sastra Dari Rangga)

Tulisan ini merupakan tulisan kedua saya yang berhasil lolos editing komunitas literasi Melimove (Media and Literacy Movement) 🙂


“Ga, boleh aku duduk di sini?”

Rangga menghentikan makan siangnya yang aku ganggu, menoleh ke arahku dengan mata heran dan mengangguk. Aku mengambil tempat di depannya. Kantin masih sangat ramai di jam istirahat siang ini. Tapi Rangga menguasai sendirian satu meja kursi yang seharusnya cukup untuk berempat ini.

“Ada apa, Cinta?”

“Habiskan dulu bakso kamu, aku mau tanya banyak hal,” Rangga mengangguk lalu berpaling kembali pada baksonya yang masih setengah mangkuk. Aku menanti dengan sabar sambil menyeruput es jeruk yang aku beli sebelum ke meja ini. Kuedarkan pandangan ke penjuru kantin sekolah. Tempatnya yang nyaman memang menjadi salah satu tempat nongkrong favorit warga sekolah, tak terkecuali aku dan geng-ku.

Tidak sampai lima menit, Rangga sudah menyelesaikan makannya.

“Yap, aku sudah selesai. Mau tanya apa?”

Aku mengeluarkan majalah sastra nasional yang terbit dua bulan lalu. Kulihat dengan ekor mataku, dia seperti terkejut tapi berusaha tetap tenang melihat majalah itu. Kubuka halaman 15 dan menunjukkannya ke Rangga.

See more >> http://melimove.org/index.php/2015/10/30/ada-apa-dengan-cinta-belajar-sastra-dari-rangga/


jangan lupa like dan komennya yaaa 😉 semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s