Masih Milikmu

image

Pada dasarnya, semua yang ada di dunia ini, termasuk kamu, adalah milik Allah. Mutlak. Hakiki. Tidak perlu dipertanyakan lagi. Lalu kenapa musti bingung dan marah jika sebagian kecilnya diambil?

Ah, kemarin, mengingatkan aku pada satu titik. Dimana bahwa Allah sedang menguji, percaya nggak sama rezeki Nya?

14.50 WIB
Aku keluar dari warung makan dekat kontrakan dengan langkah biasa, santai, tak tergesa. Begitu juga kawanku di sebelah. Kami bahkan masih sempat bercanda soal jas hujan di parkiran. Aku dan dia berpisah, aku ke studio, dia pulang ke rumah.

15.25 WIB
Aku sampai di studio. Sebenarnya perasaan aneh sudah menyusup sejak 2-3 km sebelum sampai studio. Segera aku mengecek tas, dan.. ah! Ternyata dompetku menghilang dari peredaran. Hmm…pasti ketinggalan banget nih di warung makan tadi. Karena aku ingat, tadi aku mengambil uang untuk bayar makanan juga di sana. Mau balik lagi? Duh bisa sejam bolak balik, lagipula sudah harus on air 15.30 ini. Yasudahlah, kupikir akan aman saja. Maksimal diketemuin sama pegawai sana. Lanjutlah aku siaran tanpa khawatir dompet entah dimana.

18.10
Aku kembali ke warung makan setelah siaran. Wops, ternyata kata pegawainya mereka tidak menemukan sama sekali dompet warna putih ku. Hmmm, kemana ya? Teman kontrakanku heboh! Biasa… agak lebay emang tapi aku tau itu karena mereka peduli. Ciee…
But guys, aku sendiri heran dengan diriku. Rasanya aku tenang sekali tidak mengetahui nasib si dompet yang isinya kartu identitas bejibun itu. Entah kenapa, rasanya kuat sekali keyakinan kalau dia tidak pergi. Tidak hilang, dia akan kembali, kalau memang milikku.

18.30
Tetiba salah satu adik ideologisku di kampus, ngechat di whatsapp, “hayoo siapa yang baru kehilangan dompet? Mba upi yaaa..” Aku tertawa. Tau darimana dia? Bahkan yang tau cuma teman makan siangku tadi. Lucu sekali hidup ini. Lalu dia bercerita ada temannya yang menemukan dompetku di warung makan.
Duh Gusti… Aku rasanya terharu. Dan sekarang dompetku sudah kembali. Utuh. Rabbana… syukur banget lah aku nggak mesti ngurus ganti stnk sim dsbg.

Memang, kalau sesuatu itu milikmu, dia akan kembali. Sejauh apapun dia pergi, selama apapun dia menghilang. Karena semua jelas milik Nya, jadi memang harus tenang kan? Santai saja.

image

Kalau mau pergi bilang2 ya 🙂

“Allah yang menurunkan ketenangan hati kepada orang-orang mukmin….” Q.S Al Fath: 4.

8 thoughts on “Masih Milikmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s