Tertawa

Bahwa kekecewaan yang menggumpal, awalnya memang menyakitkan hati. Begitupun, tanpa adanya kejelasan, membuat kita semakin jeri. Tetapi baru selanjutnya aku menyadari, tawa bebas yang kamu sampaikan bisa langsung mengurai kesedihan. Binar matamu yang lugas, bisa langsung menenangkan.

Selanjutnya aku tahu, bahwa percuma saja menyimpan kecewa. Karena manusia tempatnya lupa. Karena manusia memang begitu cepat bolak balik hatinya.

Aku sendiri bahagia, setidaknya aku bisa menghabiskan waktu bersama. Walau sebentar, tetap saja meresap rasanya. Walau tidak lama, aku tetap bisa tertawa.

Tertawalah, karena dengan itu kamu buat hariku mendadak bahagia.

Jogja, 17 Juni 2016

#TantanganHujanKarya1437H
#Day3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s