#8 Memperjuangkan Kamu

Hasseeeekk judulnya kontroversial! 😂😂

Lagi banyak berita portal online yang pake judul bombastis gitu biar banyak views nya, bikin pening kepala aja. Sekalian deh, mumpung tema challenge hari ini : something that you struggle with.

Kamu tau, apa yang sangat aku perjuangkan?


Jawabannya ada di kata pertama 😉

Huahahahaaa wes ah becandanya. Ya ya kamu sedang aku perjuangkan. Tapi belum sekeras aku memperjuangkan hal ini:
Kuliah.

Alhamdulillah, aku merasakan banget jatuh bangunnya kuliah. Di tempat yang aku pilih sendiri tanpa tahu belantaranya. Alhamdulillah pula, aku berhasil menyelesaikannya. Agak terlambat sedikit, tapi aku bahagia. Bahagia dalam artian ketika memutuskan lulus, aku tidak terombang ambing dalam keraguan pasca kampus. 

Kuliahku memang tidak secemerlang masa SD SMP SMA -ku. Benar benar penuh perjuangan, darah, tangis, air mata, waktu, tenaga. All of me! Dan yah, kuliah mengajari banyak hal. Pengorbanan, perjuangan, ikhlas, sakit hati, kesedihan, persahabatan, dll. Bersyukuur banget pernah mengalami banyak hal ketika kuliah. IP drop, riuh organisasi, pertarungan ideologi, marahan sama temen, skripsi yang penuh banting tulang, ditinggal lulus duluan, ngapa²in sendirian, dsbg. 

Bahkan aku pernah disangsikan dosenku sendiri, apa aku bisa lulus dengan kondisi seperti ini? Aku menjawab kesangsian itu dengan meminta doa beliau waktu mau pendadaran skripsi. Dan beliau sangat excited dan terharu melihat aku bisa bertahan sampai akhir masa kuliah. 

What doesn’t kill you make you stronger!

Aku nggak akan pernah lupa semua perjuangan masa kuliah. Akan aku ceritakan ke anak-anakku nanti. Supaya mereka tidak mudah menyerah dan tidak takut gagal!

Passion

Terlambat menyadari, bahwa kecintaan terhadap dunia buku dan menulis adalah kesejatianku. Seandainya aku kembali ke 2011 dan tahu itu, aku mungkin akan mengambil jurusan sastra. Tapi sudahlah, jangan biarkan setan mendapat kesempatan untuk berandai-andai.

Aku selalu pengen jadi professional writer dan mompreneur. Yes, that’s my big dream! Dan untuk mencapai itu, sumpah nggak gampang! 

Boro-boro ya professional writer, nulis kalimat aja masih kacau! Hahaha. Tapi memang harus banyak belajar. Lebih keras belajarnya. Caranya? Nulis lebih banyak kata, baca lebih banyak buku. Cuma itu aja kan, sebenarnya? Cuma?? Ngomong doang lu jago Fi. Hehe. Dan apa yang aku jalani sekarang, semoga, jadi salah satu perjuangan menuju kebaikan. 
Bahkan aku sampai pernah bilang ke salah satu temanku, I just can’t live well without writing. Menulis adalah caraku menjaga kewarasanku dengan semua problema hidup. Mentorku justru mendukung habis-habisan. Kamu bisa jadi apapun, tanpa meninggalkan dunia menulis.

We don’t stop! We can’t stop! Until we reach the TOP ! -2PM

2 thoughts on “#8 Memperjuangkan Kamu

Leave a Reply to Restia Ningrum Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s