Menunggu [D6]

Bagi siapapun, menunggu adalah hal yang menjemukan. Terlebih jika tanpa kejelasan, rasanya mau pergi saja, kan?

Tapi kata seseorang, menunggu itu kesempatan. Kesempatan menikmati waktu untuk melakukan hal-hal yang mungkin sebelumnya kita tunda.

Ada satu buku bacaan yang selalu aku bawa di tas ranselku. Supaya aku tidak mengeluh ketika menunggu dalam waktu yang lama. Aku akan membaca buku ketimbang menggerutu.

Mendengarkan musik, adalah cara keduaku. Updating playlist, mencari lagu baru, menggoyangkan kaki dan kepala mengikuti irama, cukup membuatku tidak merasa jenuh.

Menulis. Paling jarang kulakukan, tapi aku juga senang membawa notebook kecil plus bolpoin di dalam tasku. Kita tidak tau kapan ide akan muncul, kan? Bisa saja aku menggunakan handphone. Tetapi aku jarang menggunakan hp untuk menulis ide yang bertebaran. Enak pakai kertas coret-coret sekalian, hehehe. 

Jadi bisa disimpulkan, barang wajib dalam tas ransel atau tas eiger mini-ku adalah buku bacaan, notebook, bolpoin, hp.

Trus ada yang tanya, nggak baca Qur’an nih, Pi? Baca, kadang, kalau ingat belum 1 juz. Qur’an nya ada aplikasi di hp. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s