Manusia Biasa

At the very first time, aku mengaku mengagumi sosok² itu. Terlebih yang selama ini di sekitar lingkaranku. Well, I’m not in that circle, but I know them. Sosok² yang bersahaja, selalu berjuang, do everything in a good way. Aku mengagumi itu.
Hingga pada akhirnya, beberapa hari ini aku berinteraksi dengan yang lebih luas, lebih jauh, lebih lama. 

Sepertinya Tuhan mau beritahu aku, “Hey sadarilah, mereka manusia. Sama sepertimu, sama seperti yang lain. Lihat bagaimana mereka berkata, bagaimana mereka menggunakan otak mereka, bagaimana mereka menghormati sesama.”

Manusia. Kami tidak ada beda. Tidak ada manusia berhati malaikat, putih bersih dari alpa. Dari mereka aku belajar bersabar. Mau apa lagi selain itu? 

Aku semakin mengerti, manusia tetaplah manusia. Kadang ego dijunjung tinggi, kadang ketaatan tidak dibarengi dengan penghormatan, kadang lidah tidak menjaga hati.

Semoga Allah kuatkan hati-hati kalian, aku, dan kita semua 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s