Menemukan Zona

Di suatu pagi hari yang cerah, tiba-tiba kamu merasa, kamu enggak ingin melakoni rutinitas yang sama setiap hari. Sampai titik itu kamupun bingung, apa yang musti kamu lakukan lagi. Pada titik itupun kamu enggak tahu lagi apa yang musti dilakukan, kamu merasa hambar.

Mungkin kamu perlu memberikan jiwamu sebuah jeda, atau mungkin ruang-ruang baru bagi kejernihan pikiranmu. Berjalan dan mencari sebuah zona yang tenang untuk kamu lalui bersama impianmu.

Kata orang memang, untuk menjalani hidup pun enggak ada yang tenang. Pasti ada masalah dan cobaan. Tapi kamu akan bisa menghadapi itu semua ketika di situlah zona tenangmu, sesuatu yang memang sedang kamu perjuangkan dan kamu cinta sama itu.

Mungkin juga kamu sedang berjalan di tempat. Terlihat melakukan banyak hal tapi enggak membawamu kemana-mana. Pengetahuanmu enggak bertambah, ilmumu disitu situ aja, pengalamanmu stagnan, dan hidupmu super membosankan.

 

*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*

Huh, perlukah aku mencari zona baru? Kapan tepatnya aku bisa melakukan ini?

 

“ruang kerja” di rumah – 16.09

Rearrange Mimpi

Aku punya mimpi, begitupun kamu. Dalam hari-hari yang dulu kita lewati, secara tidak sengaja kita berbagi cerita. Tentang mimpi, tentang harapan, tentang masa depan. Lalu kita sama-sama mengamini kemudian berjalan masing-masing menuju mimpi.

Melihat ke belakang lagi membuatku tertawa. Sebab pertemuan yang tak pernah kita rencanakan itu ternyata jalan menuju selamanya. Tidak sebersitpun di pikiranku bahwa kita, sekarang, mengarungi mimpi dalam satu sekoci. Semesta memang suka bercanda, mengingatkan lagi jika pertemuan tidak ada yang sia-sia.

Kamu masih punya mimpi, dan akupun. Kita menyusun ulang mimpi, bagaimana sebaiknya berjalan beriringan. Kamu menyemangati, aku mendampingi. Bukan alasan bagiku untuk meredam mimpi. Karena kamu, tidak pernah mau berhenti menguatkan hati. Kita bergerak bersama, seirama, sejalan, sehati.

Tertawa kita pada polah dan ucapan manusia yang tidak mengerti. Tidak penting bagi kita menjelaskan pada mereka secara rinci. Kita masih punya hal-hal menarik untuk dijalani selain ikutan mengomentari, bukan?

 


setelah sekian lama enggak nulis. tema dari tim nulis suka-suka : mimpi.