Sembari (3/30)

Aku sempat galau apakah aku akan lanjut bekerja atau aku resign saja dari kantor. Lingkungan kerja yang kepenak tidak mudah didapatkan, sehingga bagi orang introvert seperti aku tentunya tidak mudah pindah dan sulit adaptasi lagi.

Di sisi lain, bekerja memang tidak harus “ngantor”. Ada banyak sekali pekerjaan dan aktivitas menghasilkan duid tanpa harus duduk manis di kantor.

Bekerja bagiku sebuah sambilan, sembari menemani anak dalam tumbuh kembangnya. Dalam opiniku, tentu saja anakku adalah kewajiban utamaku. Sehingga aku dan suami bersepakat kalau bekerja hanyalah sambilanku, untuk sekali kali beraktivitas di luar rumah, untuk membantu finansial keluarga.

Jadi di masa akhir cuti, aku mengajukan negosiasi atas kondisiku. Dan yaaa, negosiasiku kurang lebig cukup berhasil. Kita lihat beberapa bulan kedepan yaa πŸ˜‰

#30HBC2003 #30haribercerita