Ada Apa Dengan Cinta? (Belajar Sastra Dari Rangga)

Tulisan ini merupakan tulisan kedua saya yang berhasil lolos editing komunitas literasi Melimove (Media and Literacy Movement) πŸ™‚


β€œGa, boleh aku duduk di sini?”

Rangga menghentikan makan siangnya yang aku ganggu, menoleh ke arahku dengan mata heran dan mengangguk. Aku mengambil tempat di depannya. Kantin masih sangat ramai di jam istirahat siang ini. Tapi Rangga menguasai sendirian satu meja kursi yang seharusnya cukup untuk berempat ini.

β€œAda apa, Cinta?”

β€œHabiskan dulu bakso kamu, aku mau tanya banyak hal,” Rangga mengangguk lalu berpaling kembali pada baksonya yang masih setengah mangkuk. Aku menanti dengan sabar sambil menyeruput es jeruk yang aku beli sebelum ke meja ini. Kuedarkan pandangan ke penjuru kantin sekolah. Tempatnya yang nyaman memang menjadi salah satu tempat nongkrong favorit warga sekolah, tak terkecuali aku dan geng-ku.

Tidak sampai lima menit, Rangga sudah menyelesaikan makannya.

β€œYap, aku sudah selesai. Mau tanya apa?”

Aku mengeluarkan majalah sastra nasional yang terbit dua bulan lalu. Kulihat dengan ekor mataku, dia seperti terkejut tapi berusaha tetap tenang melihat majalah itu. Kubuka halaman 15 dan menunjukkannya ke Rangga.

See more >>Β http://melimove.org/index.php/2015/10/30/ada-apa-dengan-cinta-belajar-sastra-dari-rangga/


jangan lupa like dan komennya yaaa πŸ˜‰ semoga bermanfaat!

Advertisements

Ekspedisi Merapi

Subhanallah Alhamdulillah Allahu Akbar, Laa haula wa laa quwwata illa billaah… akhirnya diperkenankan Allah buat merengkuh puncak Merapi dan melihat langsung kawah salah satu gunung teraktif di dunia ini *terharu* *wis meh mewek* :’D (harusnya nulis di sini senin atau Selasa kemarin, tapi nanggepin salah satu temen yang yaaah bawel bgt di wasap jadinya kecapekan ampe tengah malem :p)

Berangkat dari New Selo, Boyolali, sekitar Malam Minggu (etyaa biar dikira malmingan) pukul 19.00. Mulai mendaki trek merapi yang sangat beragam. Diawal udah entahlah, dada sakit sakit, muntah segala, padahal baru beberapa ratus meter. Tapi kayaknya emang efek pertama kali muncak deh, kuatin mental aja harus sampe puncak πŸ™‚ Tapi eh lama-lama enteng loh ini badan, hihihi. Lalu melewati trek Pasir dan kerikil, bongkahan batu, kerikil besar, dan taraaa sampe Pasar Bubrah sekitar pukul 01.30 (minggu pagi). Alhamdulillah… Bobok dulu buat simpen tenaga esok hari ke puncak. Puncak Merapi udah terlihat jelas banget. Bikin deg-deg an *eyaaa*.
Continue reading

Triangle Love

Bukannya aku harus memilih salah satu diantara kalian. Justru keberadaan kalian saling melengkapi. Melengkapi diri kalian sendiri. Melengkapi hari hari ku yang sedikit menyepi. Tanpa satu diantara kalian, seperti ada ruang kosong yang tak kuhendaki terisi selain kalian..

Oh waiit… aku nggak lagi bikin novel atau fiksi loh ya πŸ˜€

Sebenernya aku nulis ini karena aku juga mengalami. Aku nyaris mencintai mereka tanpa perlu membagi cinta. Halah kaaan jadi bingung ngomongin apa ini hayoooooh hahahahahaaa.

Ini tentang 3 hal : Buku, Musik, Coffee. (oalaaaah….)

Banyak yang ngga sepaham mungkin? Ya oke lah brooo kita punya minat sendiri sendiri, tapi kan ini lapakku, jadi suka suka aku ya :p Atau justru banyak yang setuju? Mari kita kapan kapan ngopi bareng dan diskusi tentang buku πŸ™‚ Continue reading

Lima Belas Jam

Lima belas jam, cukup bagiku untuk menghilang sejenak dari dunia,bukan? Bahkan selama lima belas jam kemarin kamu juga tak menemukanku di dunia maya. Hahaha, aku bukan menghindari siapapun kok. Tenang saja… Aku juga tidak sedang sakit atau melakukan kejahatan :p tapi kalau kau tanya apa aku sedang menghindari satu orang itu,bisa jadi ya.

Hohoho, inilah lima belas jam yang lumayan menghapus otakku dari ujian GNSS yang sangat gila kemarin karena satu gambar bola langitku yang rumit itu bahkan belum selesai waktu pengawas bilang,”Waktunya sudah habis!” Argh. Tuhkan aku jadi ingat lagi..

Lima belas jam aku berhasil menamatkan 4 buku, eh novel (apa bedanya?) metropop karya Ilana Tan. Tau kan, yang seri 4 musim itu… Summer in Seoul, Autumn in Paris, Winter in Tokyo, dan Spring in London.

Hellooo itukan novel lama, Fi? Kudet lo ah..Β  Continue reading

Sajak Status

menulis itu kebutuhan. tapi kalau nulis sajak? wahini…. permainan kata-kata yang buat aku butuh perenungan yang lebih dalam. satu kalimat ngga cukup dibaca sekali buat ngerti. satu kalimat bisa berkali kali mikir nulisnya. satu kalimat bisa jadi merepresentasikan banyak hal.

akhir akhir ini aku lagi hobi (?) bikin sajak di status fb, hehehe. ini sih karena ada seseorang yang ‘menyeret’ aku ke dalam dunia sajak dan orang orang yang pasang hastag #sajak_status di fb. asik ternyata hahaha. selama ini aku memang suka nulis puisi, sajak, atau kata kata (baca: ceracau-an) tapi cuma buat konsumsi pribadi. sejak kapan ya? kayaknya sejak SMP deh udah mulai suka nulis hal hal yang berbau sastra gitu. sebodo amat deh nilai bahasa indonesia ku pas UAN SMP gak bagus bagus amat, yang penting pas UAN SMA nilai bahasa indonesia ku termasuk tinggi hahahahaa #gagalfokus. Continue reading

Buat Apa Nge-Blog??

“Apaan tuh, FI?”

Pertanyaan kece yang selalu dilontarin orang-orang kalo aku lagi buka blog Wp ini. Baik lagi ngubek blog sendiri maupun kalo lagi blogwalking gitu. Hooff, sempet nyengir ngece gitu sih kadang-kadang hehehe. Emangnya ol cuma buka FB doang? Twitteran doang? Ngehehehee.. Ini blog, coy. Web pribadi πŸ˜€

Pertama kenal blog? Jaman aku masih SMA. Masih polos tanpa dosa gitu. Dikenalin sama guru TIK ku yang super dan guru Biologi yang narsis abiss.. sejak saat itu aku keranjingan ngeblog walau hiatus beberapa saat waktu kelas 3. Sampe pas masuk kuliah, bikin blog baru di Wp ini. aktif nulis di blog jadi salah satu dari 100 mimpi ku yang harus terealisasi πŸ˜€ Continue reading