Ada Apa Dengan Cinta? (Belajar Sastra Dari Rangga)

Tulisan ini merupakan tulisan kedua saya yang berhasil lolos editing komunitas literasi Melimove (Media and Literacy Movement) 🙂


“Ga, boleh aku duduk di sini?”

Rangga menghentikan makan siangnya yang aku ganggu, menoleh ke arahku dengan mata heran dan mengangguk. Aku mengambil tempat di depannya. Kantin masih sangat ramai di jam istirahat siang ini. Tapi Rangga menguasai sendirian satu meja kursi yang seharusnya cukup untuk berempat ini.

“Ada apa, Cinta?”

“Habiskan dulu bakso kamu, aku mau tanya banyak hal,” Rangga mengangguk lalu berpaling kembali pada baksonya yang masih setengah mangkuk. Aku menanti dengan sabar sambil menyeruput es jeruk yang aku beli sebelum ke meja ini. Kuedarkan pandangan ke penjuru kantin sekolah. Tempatnya yang nyaman memang menjadi salah satu tempat nongkrong favorit warga sekolah, tak terkecuali aku dan geng-ku.

Tidak sampai lima menit, Rangga sudah menyelesaikan makannya.

“Yap, aku sudah selesai. Mau tanya apa?”

Aku mengeluarkan majalah sastra nasional yang terbit dua bulan lalu. Kulihat dengan ekor mataku, dia seperti terkejut tapi berusaha tetap tenang melihat majalah itu. Kubuka halaman 15 dan menunjukkannya ke Rangga.

See more >> http://melimove.org/index.php/2015/10/30/ada-apa-dengan-cinta-belajar-sastra-dari-rangga/


jangan lupa like dan komennya yaaa 😉 semoga bermanfaat!

Advertisements

[resume] Kajian Fiqh Terapan #2

.:Kajian Fiqih Terapan:.
Tema: Fiqh Prioritas/Awlawiyyat
Oleh: Ust. Sholihun
@ Masjid Al-Fath, Seturan, Jogja
 
🍃» 4 hal yang perlu diketahui dalam fiqih prioritas:
(1) Latar belakang Yusuf Qardhawi menyusun fiqih ini adalah karena melihat umat islam dan aktivis dakwah seringkali kurang terstruktur dalam berdakwah dari segi materi, objek, dan wilayah.
Mana yang harus didahulukan dari konten tersebut agar dakwah menjadi tujuan yang diinginkan. Contoh; zakat dan infaq jika dikelola dengan baik maka uat islam pun  juga akan menjadi lebih baik dari segi pengelolaan.
Seperti halnya mana yang harus didahulukan antara mendirikan khilafah atau mendidik umat?
Karena itu kita perlu mengetahui juga fiqih muazanah /fiqih pertimbangan dan fiqih waqi’ terkait bagaimana realita yang terjadi.
Continue reading

tugas PSDAL pertama

eng ing eeeng .. *udah kaya gayanya si tm2000 nih saya -.- *

kali ini saya akan kultwitkan ,eh salah,  saya akan postingkan tentang tugas mata kuliah Pengelolaaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan (PSDAL) beberapa waktu lalu. tumben amaaat?? iya nih, biar blog ini gak dibilang blog curhatan mulu :p sekalian bagi2 ilmu gitu kan yaa sapa tau lagia ada yg butuh. atau ntar para adek2 tingkat kalo dapet tugas ini jadi bisa nengok di blog aku hahahah 😀

ceritanya, kami -pake kata kami, soalnya aku berdua sama seorang cowok yang dipartnerkan dengan paksa oleh ketua kelas, mustinya 3 orang, tapi akhirnya cuma berdua karena ternyata yang satu orang itu gak ambil matkul ini, heuh.- diminta analisis tentang kasus penambangan pasir besi di pesisir Kulonprogo. udah lama sih tapi masih oke kok kasusnya kalo mau dibahas. soalnya ada unsur politis2 nya gitu, ngeri ngeri sedaaaap 😀 ._.v

udah deh, cekidot aja Continue reading

untitled 240912

barangsiapa menganggap ringan kewajiban dakwah ini, 

padahal ia merupakan kewajiban yang dapat mematahkan tulang punggung

dan membuat orang gemetar,

maka ia tidak bisa melaksanakan secara kontinu

kecuali atas pertolongan Allah..

ia tidak akan bisa memikul dakwah

kecuali atas bantuan Allah Subhanahu wa Ta’ala

dan tidak akan bisa teguh di atasnya kecuali dengan keikhlasan pada Nya.

orang yang berada di jalan ini siangnya berpuasa,

malamnya qiyam (shalat) dan ucapannya penuh dengan dzikir.

sungguh hidup dan matinya hanya untuk Allah Rabbal ‘Alamin,

yang tiada sekutu bagi Nya..

(Sayyid Quthb)

-pojok ruang tamu kotrakan-

Langkah Cinta Untuk Indonesia

wahai saudariku, kita telah banyak menikmati hidup ini,

telah berapa tahun kita lewati, badan yang sehat telah kita nikmati,

rizki yang cukup telah kita rasakan, ilmu yang memadai telah tersimpan,

dan banyak lagi yang seharusnya kita ungkakan sebagai wujud syukur kita kepada Kekasih dambaan.

Sekarang saatnya kita berbuat, untuk memperkuat barisan ummat,

menepis semua penghujat, tampil ke medan juang sebagai penyelamat.

-Yoyoh Yusroh-

__dibaca saat ngantri bikin e-ktp

[resume] SIYASAH SYAR’IYAH

penulis: Ibnu Taimiyah

“Jika pemimpinnya rusak, niscaya rusak pula rakyat yang dipimpinnya.”

                Demikian fenomena yang sangat menghantui pikiran Ibnu Taimiyah. Fenomena ini yang merupakan virus utama dari segala jenis penyakit yang didierita kaum Muslimin pada masa itu.

Buku siyasah syar’iyah ini mengungkapkan semua sisi hubungan kemanusiaan dan mengarahkan kaum muslimin untuk meraih kekuatan dan kemuliaan. Siyasah syar’iya merupakan dakwah manhajiyah yang berbalik dari hukum buatan manusia menuju pada hukum ciptaan Allah.

Pada bagian pertama, Ibnu Taimiyah membahas tentang pelaksanaan amanah kenegaraan. Diuraikan tentang bagaimana cara memilihpemimpin yang benar. Mengangkat yang paing layak dan terbaik. Dijleskan pula bahwa hanya sedikit manusia yang mempunyai sifat Quwwah dan Amanah sekaligus. Sebagaimana dalam firman Allah di QS Al Qahash:26 ,QS. Yusuf :54, dan QS At Takwir 19-21.

Dalam pengelolaan harta negara beliau merinci dan menjelaskan yg termasuk harta negara. Contoh harta negara, contoh kedzaliman yg terjadi di kalangan para pemimpin dan rakyat dalam pengelolaan harta, serta bagaimana arah pendistribusian harta negara menurut Islam. Continue reading