percaya aku

suksesi. pergantian pengurus. serah terima jabatan. perguliran amanah. regenerasi.

amanah

entah apa lah namanya. aku nyaris tak peduli. sama tak pedulinya aku dengan susunan pengurus baru suatu lembaga. aku larut dalam diriku. larut dalam ketakutanku. lobbying sudah dilakukan. semua pihak sudah menceracauku. aku masih berperang dengan diriku. ya. atau tidak.

menakutkan. memegang amanah itu menakutkan. sama menakutkannya dengan memegang bara api yang menyala. sama menakutkannya dengan bertemu musuh. sama menakutkannya dengan sebuah pedang bermata dua. amanah itu mungkin akan menyelamatkanku. tapi mungkin juga akan menebasku sendiri ketika aku tak lihai memainkannya.
Continue reading

ketika .

ketika dia datang, maka aku hanya bisa diam. bisu. pilihan itu nampak di depan mataku, dan aku tau aku harus cepat memutuskan. aku dipilih karena aku mampu. bukan karena tak ada orang selain aku…

“ketika sibuk, bukan kualitas amanah yang mesti dikurangi, tapi kualitas diri lah yang harus dibenahi..” -sms seorang kawan

____ketika ada “amanah” baru____