Episode Yang Hilang

image

Sinopsis:

Ratusan purnama memaksa Cinta untuk menunggu Rangga demi realisasi janjinya. Tidak, Cinta tidak terpaksa. Hanya dia memang berniat menunggu. Tetapi, apakah cinta meminta untuk menunggu? Lalu bagaimanakah yang akan terjadi dengan Cinta dan Rangga? Temukan jawabannya dalam “Episode Yang Hilang”. Sebuah fanfiksi  yang saya tulis dari film Ada Apa Cinta 2, proyek milik Miles Films dan juga Storial yang dirancang untuk menyambut film yang sama akhir bulan April ini.

Link buku http://www.storial.co/book/episode-yang-hilang 

Ada Apa Dengan Cinta? (Belajar Sastra Dari Rangga)

Tulisan ini merupakan tulisan kedua saya yang berhasil lolos editing komunitas literasi Melimove (Media and Literacy Movement) 🙂


“Ga, boleh aku duduk di sini?”

Rangga menghentikan makan siangnya yang aku ganggu, menoleh ke arahku dengan mata heran dan mengangguk. Aku mengambil tempat di depannya. Kantin masih sangat ramai di jam istirahat siang ini. Tapi Rangga menguasai sendirian satu meja kursi yang seharusnya cukup untuk berempat ini.

“Ada apa, Cinta?”

“Habiskan dulu bakso kamu, aku mau tanya banyak hal,” Rangga mengangguk lalu berpaling kembali pada baksonya yang masih setengah mangkuk. Aku menanti dengan sabar sambil menyeruput es jeruk yang aku beli sebelum ke meja ini. Kuedarkan pandangan ke penjuru kantin sekolah. Tempatnya yang nyaman memang menjadi salah satu tempat nongkrong favorit warga sekolah, tak terkecuali aku dan geng-ku.

Tidak sampai lima menit, Rangga sudah menyelesaikan makannya.

“Yap, aku sudah selesai. Mau tanya apa?”

Aku mengeluarkan majalah sastra nasional yang terbit dua bulan lalu. Kulihat dengan ekor mataku, dia seperti terkejut tapi berusaha tetap tenang melihat majalah itu. Kubuka halaman 15 dan menunjukkannya ke Rangga.

See more >> http://melimove.org/index.php/2015/10/30/ada-apa-dengan-cinta-belajar-sastra-dari-rangga/


jangan lupa like dan komennya yaaa 😉 semoga bermanfaat!

Cinta Matahari

photo from : fiksi.kompasiana.com

“Saya selalu ajarkan kalian untuk mencintai ibarat matahari,” ujarnya memecah keheningan kelas pagi ini.

Aku dan puluhan mahasiswa lain hanya senyum-senyum aneh. Yah, si Bapak ngomongin cinta lagi, deh.

Beliau melanjutkan,”Lihat cinta matahari pada bunga. Dia begitu ikhlas memberikan sinarnya, semata agar bunga bisa melakukan fotosintesis dan tumbuh cantik. Lalu, ketika bunga sudah memekarkan mahkotanya, bunga justru menari bersama lebah dan kumbang. Apakah matahari marah lalu menghukum bunga? Tidak. Dia tetap memancarkan sinarnya.” Continue reading

tentang “itu”

“nah kui fik.. dadekno pelajaran kui.. ora gur siji ning donya iki .”

aku bengong *sok gak tau apa yg mereka bicarakan* ,“he?? opo to bi??”

“jodo , nduk ..” aku seketika terbahak denger budhe ku bilang kaya gitu. *sambil nutupin muka* (//.\\)

“haha, hubungane sama aku apa lhooo?? jik suwe lah bii ..” jawabku sambil prengas prenges.

nek seneng karo uwong kui ojo tenanan senenge. ben yen loro ati yo ora loro tenan. koyo ngono kui gur dolanan. ojo digowo ati. wong yo rung genah jodone. ora gur siji lah ning donya iki. yen loro kok iso keloro loronen ngono kui kan ra apik nggo kesehatan to.” jelas abiku panjang-lebar-tinggi. –a
Continue reading

That’s Why I Love it ..

Begitu besar cinta, begitu singkat waktu, begitu besar kecewa, lalu tak ada hal
selain menunggu pertandingan berikutnya, lalu bergembira lagi. Sepak bola adalah
satu-satunya cinta yang tak bersyarat di dunia ini.

Bagi sebagian sahabat perempuanku, lapangan bola dan warna-warninya adalah
lukisan, pertandingan bola bak konser, dengan pemain sebagai musisi dan para
penonton sebagai backing vocal. Integritas pemain, daya juang, dan sportivitas,
mereka perhatikan. Slogan, lagu-lagu penyemangat, dan pada iklan apa saja pemain
kesayangannya telah tampil, adalah detail yang sering terlewatkan penonton pria.

Continue reading

kau, aku, kita, dan …… dia !!!

“iya peng .. pas aku k tempetnya, dia sempet bilang, dia males banget balesin sms kalo gak dari mas mas yang disir sama dia .. -______- nado mollayo …..”

seketika aku terpana. membaca pesan singkat darinya berulangkali, tak percaya, berfikir sejenak, dan menge-klik REPLY ::

” :O apa apa an itu *sensor* “

kau ! ya kau, yang sekian lama tak membalas sms ku.

kau! ya kau, yang jarang sekali me-reply mention ku.

kau! ya kau, yang lama sekali membalas chat ku di fb.

mulanya kupikir kau memang sibuk. hingga aku mengurungkan niatku mengirim sms, takut membuatmu terganggu. namun penjelasannya, sedikit banyak membuat otakku yang semula positif menjadi berubah 180 derajat…..NEGATIF !!! Continue reading

Jatuh Cinta …

Ketika muslimah jatuh cinta. Bukan rasa bahagia yang membuncah di dadanya. Bukan rona merah yang menghias pipinya. Bukan rasa rindu yang menghias malam malamnya. Ketika muslimah jatuh cinta. Penyesalanlah yang mereka rasakan atas hijab yang tersingkap. Ketika lelaki tak halal bergelayut di pikirannya. Ketakutanlah yang mereka rasakan atas cinta yg tak suci lagi. karena rinu merekah di hatinya. Malam malam yang berlalu pun dihiasi oleh air mata. Airmata kesedihan atas cinta-Nya yg telah ternodai…

[sms dari seorang teman ]