aku kau

aku meharus nafas, terhempas, lalu mengeras

kau tidak

aku teribut membereskan sebait luka

kau tidak

aku merangkul bahagia seperlebar jarak

kau tidak

aku menggoyang mesra bandul waktu

berharap tak kan berenti sampai saat itu

kau tidak

 

kau jerih mengerjapi detik yang berjalan mundur

aku tidak

kau mengulum sebaris lengkung

aku tidak

kau memegang jantung mu sendiri

merasakan detaknya berakselerasi

menanti datangnya seraut janji

aku tidak

 

sampai kapanpun kau tidak

sampai kapanpun aku tidak

 

sudut imajinasi,

hari tasyrik 1434 H

kau, aku, kita, dan …… dia !!!

“iya peng .. pas aku k tempetnya, dia sempet bilang, dia males banget balesin sms kalo gak dari mas mas yang disir sama dia .. -______- nado mollayo …..”

seketika aku terpana. membaca pesan singkat darinya berulangkali, tak percaya, berfikir sejenak, dan menge-klik REPLY ::

” :O apa apa an itu *sensor* “

kau ! ya kau, yang sekian lama tak membalas sms ku.

kau! ya kau, yang jarang sekali me-reply mention ku.

kau! ya kau, yang lama sekali membalas chat ku di fb.

mulanya kupikir kau memang sibuk. hingga aku mengurungkan niatku mengirim sms, takut membuatmu terganggu. namun penjelasannya, sedikit banyak membuat otakku yang semula positif menjadi berubah 180 derajat…..NEGATIF !!! Continue reading

Jejak Jejak Sahabat

me n ma friend

“kau dan aku. bersama dalam kesendirian. meninggalkan jejak begitu panjang dalam hidup kita. entah mengapa harus berakhir di sana. mengarungi samudera. menyingkirkan  kesedihan. merapalkan kebahagiaan. kau dan aku. tanpa sadar ada yang mengawasi..kita.”