Palung #6

image

Akulah sunyi
yang menjelma sebait puisi
Menari bersama purnama sebuah elegi
nyata, tergores setiap lariknya
Akulah sunyi
yang bergerak bersama rembulan
Terkadang terang
lebih sering tenggelam
Dalam kedua matamu

Jogja, 15 Juni 2016

*tulisan ini dibuat untuk #TantanganHujanKarya1437H
#Day1

Palung #5

image

Bahwa sungguh, angin lebih mengerti tentang apa-apa yang tidak terkata. Menghembus perlahan, menusuk ruang dan waktu. Melebur bersama jarak, melintasi perasaan yang berarak. Maka ceritakan padaku, mana yang menjelma gigilku pada kamu.

  Jogja, 8 Ramadan 1437 H

Palung #3

/

mengenai bening

cobalah memandang kedua matamu

ia tak berusaha menyimpan apa apa

yang membuatnya kelam

tentang bening

aku terserap

seperti pasir hisap

mencuri kedua matamu

//

Sajak Status

menulis itu kebutuhan. tapi kalau nulis sajak? wahini…. permainan kata-kata yang buat aku butuh perenungan yang lebih dalam. satu kalimat ngga cukup dibaca sekali buat ngerti. satu kalimat bisa berkali kali mikir nulisnya. satu kalimat bisa jadi merepresentasikan banyak hal.

akhir akhir ini aku lagi hobi (?) bikin sajak di status fb, hehehe. ini sih karena ada seseorang yang ‘menyeret’ aku ke dalam dunia sajak dan orang orang yang pasang hastag #sajak_status di fb. asik ternyata hahaha. selama ini aku memang suka nulis puisi, sajak, atau kata kata (baca: ceracau-an) tapi cuma buat konsumsi pribadi. sejak kapan ya? kayaknya sejak SMP deh udah mulai suka nulis hal hal yang berbau sastra gitu. sebodo amat deh nilai bahasa indonesia ku pas UAN SMP gak bagus bagus amat, yang penting pas UAN SMA nilai bahasa indonesia ku termasuk tinggi hahahahaa #gagalfokus. Continue reading