Sudah Juni

[no pic]

Well, lagi lagi aku harus nulis maaf di blog ini. Bener bener sebulan aku off dari nulis! Sigh. Menyebalkan. Aku sendiri sebal lihat blog terbengkalai. Tapi gimana? Ngatur waktu emang susah ya. Duh duh… ((eugh ini grup kopi ramai sekali, ngga bisa konsen nulis kan jadinya))

Sedikit menyesal juga. Kenapa kalau pas lagi shift di kedai nggak nulis? Ya karena nggak akan konsen sih. Gimanapun aku kalau nulis butuh waktu dan kesendirian *tsahh. Lha kalo di kedai? Yang ada berantem mulu sama yang lain. Kalo engga gara-gara rame pesenan, atau ntah cekcok apalah. Jadi mustahil konsen di depan laptop hahaha.

Baiklah, Juni sudah datang. Dan semua orang bilang Hujan Bulan Juni tak hanya ada di puisi Sapardi. Apalagi? Skripsiku juga belum kelar, padahal ditarget sama dosen….. ah gitulah pokoknya. Iya bakal aku kerjain, kok. Jadi fokus Ramadhan taun ini juga kelarin skripsi. Ahey! Bismillah… Pokoknya kalau ke kedai siap siap ngerjain skripsi juga. Apalagi kalo ada wifi pasti asik yah. *ditampol bos*

Lalu?

Ramadhan nanti bakal fokus skripsi. It’s a must. Tapi aku tetep akan usahakan blogging. Pulang ke rumah keduaku. Iya aku tau nggak ada yang bakal nanyain juga “Kok lama gak posting, Fi?” Elah ngarep banget sih ada yang nanya begitu.

But, I’ve said that : menulis itu menenangkan. Bagaimana bisa, kamu memuntahkan ide yang liar tumbuh di otak? Jelas, menuliskannya, kan?

Sekarang, aku beritahu satu hal. Menulis itu terkadang menyebalkan. Lho? Kok bisa? Tunggu saja. Postinganku selanjutnya.

==========================================

ps : Ost membikin tulisan ini adalah The Script – Nothing

 

 

Eunoia Akhir Bulan

Menyelesaikan apa yang sudah dimulai.

Quote yang akhir akhir ini jadi cubitan2 kecil. Ayolaaaahhh seleeesaaaaaaiiii, teriak sebagian hidup yang sudah ngelu belasan taun sekolah. Nikmatii sajaaa mumpung masih mudaaa, kata sebagian lain yang optimis dengan kehidupan sekarang. Hahahahaaaa

Sakjane ya, selesai kuliah tu bukan karena ngelu, tapi karena sudah menanti amanah lain diluar sana *nunjuk jalan raya* :)) Dan memang, harus diselesaikan. Kan yang mulai saya sendiri kan ya, milih lulus sma, terus milih kuliah di ugeem, di geodesi. Ya harus di selesaikan. Poinnya adalah tanggung jawab. Ck, saya ngomong begini sok sok an aja kali ya. Orang skripsi aja belum kelar, baru juga selesai ambil data. Tapi lumayan lah ya, kalo kata dosen saya mah; kudu progress walopun pelan-pelan.

Tapi nyatanya falsafah alon alon asal kelakon, tak juga selalu membuahkan hasil yang menyenangkan. Continue reading

Kalahkan!

Seharian ini bukannya aku tidak melakukan apa-apa. Aku masih membuka laptop dan mengecek sana sini. Membuka grup whatsapp dan membicarakan hal penting – tidak penting macam-macam. Mengamati salah seorang kawan yang terlihat tak berdaya dengan himpitan deadline skripsi.

Awalnya aku tak percaya ada orang buat skripsi sampai nggak doyan makan, mual, pusing, dsbg. Tapi begitu melihat kawan satu ini tetiba nongol di pintu kontrakan dengan muka sayu, keraguanku hilang. Stress akut, asam lambungpun naik. Ditambah begadang berhari-hari. Wuhuw. Continue reading