Palung #2

“Bukan masalah apakah tulisanmu masih berkaitan dengan hal pribadimu atau keseharianmu. Yang jadi soal adalah apakah kamu siap jika tulisanmu dibaca oleh orang lain. Jika tidak? Yasudah, jadikan diary saja tulisan itu.”

“Setiap orang yang berhasil menghargai prosesnya akan menemukan siapa dirinya. Sedikit orang yang berani mengakui dirinya sebagai dirinya. Baik di masa lalu maupun hari ini tentang apa yang dilakukan, dibuat, dll. So, hargailah proses tersebut dan tidak perlu malu. Karena itu adalah proses dimana ada pelajaran – pelajaran hebat di sana jika kamu berhasil mengambilnya.”

Kurniawan Gunadi, 24-10-2015 @ diskusi Melimove

S.O.S (part 2)

pemilik blog sedang mengalami fase menulis – backspace – menulis – saving draft – menulis – saving draft – delete.

pernah kaya gitu ngga? rasanya sewaktu kamu nulis kamu yakin banget sama tulisanmu. tapi sehabis tulisan itu 80% kelar, tiba2 kamu merasa kamu ngga perlu mem-publish tulisan itu. tiba2 kamu merasa buat apa kamu nulis hal yang nggak penting kaya gitu. tiba2 kamu merasa tulisan nggak bagus efeknya buat kamu sendiri -dan orang lain- yang baca tulisan itu.

oiya, dan judul postingan ini? S.O.S (part 2) ? kalau kamu sadar, aku belum pernah publish tulisan dengan judul “S.O.S (part 1)” karena memang rasanya setelah baca lagi, aku ngga perlu publish tulisan itu. mungkin ya, mungkin. bakal ada rasa nggak nyaman di aku kalo beneran aku publish walaupun kondisinya beneran SOS hahaha.

entahlah. maap nyampah. pasti kamu bingung aku ini nulis apa. aku juga bingung kok ini tulisan apa. jadi kita impas.